Bupati Sumba Barat Ajak Gereja Ikut Serta Berantas Stunting, Sehingga...

- 17 Desember 2022, 19:33 WIB
Bupati Sumba Barat Ajak Gereja Ikut Serta Berantas Stunting, Sehingga...
Bupati Sumba Barat Ajak Gereja Ikut Serta Berantas Stunting, Sehingga... /Tangkapan Layar/NTH/Selayar Post

SELAYAR POST - Bupati Kabupaten Sumba Barat Yohanis Dade mengajak pihak gereja berkolaborasi menangani semua permasalahn untuk kemajuan bersama.

Hal tersebut disampaikan Bupati Yohanis didampingi Ketua Tim Penggerak PKK saat menghadiri syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) Gereja Bethel Indonesia (GBI) Rock Waikabubak ke 17.

Perayaan syukuran HUT ke 17 yang dipadukan dengan Natal bersama yang diselenggara di gedung Ibadah GBI Rock Waikabubak pada Jumat 16 Desember 2022.

Bupati Yohanis Dade menyampaikan Ucapan Selamat Natal bagi Seluruh Jemaat GBI Rock Waikabubak serta selamat menyongsong Tahun Baru 2023.

Bupati juga menyampaikan Selamat Ulang Tahun GBI Rock ke 17. Melalui moment ini, kata Bupati, GBI Rock Waikabubak terus Bertumbuh dalam Pelayanan yang bersandar akan Kasih Tuhan Yesus Kristus.

Dikesempatan itu, Bupati Yohanis menyampaikan, akan beberapa agenda pemerintahan terkait dengan pembangunan infrastruktur, mulai dari Penataan Kota Waikabubak yang semakin berseri.

Dimana Kota Waikabubak adalah cermin dari wajah Sumba Barat, oleh karena itu Yohanis sangat berharap agar penataan kota yang sedang berlangsung dijaga dan dirawat.

Sehingga Kota Waikabubak benar-benar keluar dari kategori kota terkotor dan menjadi kota yang bersih sejajar dengan kota-kota lain di republik Indonesia.

"Mari kita sama-sama melangkah kedepan lupakan masa lalu dan bersama-sama fokus dalam membangun Sumba Barat tercinta," tuturnya.

Bupati berpesan kepada jemaat GBI Rock Waikabunak untuk turut membantu pemerintah dalam bersinergi dan berkolaborasi terkait dengan tantangan-tantangan yang akan dihadapi kedepan.

"Pemerintah tidak dapat berjalan sendiri, pemerintah harus ditopang oleh gereja, begitu pula gereja membutuhkan pemerintah," ujarnya.

Di samping itu, Bupati juga turut menyampaikan berbagai permasalahan yang sedang dihadapi oleh pemerintah, diantaranya stunting dan inflasi.

"Terkait dengan stunting, pemerintah terus berupaya untuk menekan dan menurunkan prevalensi stunting di Kabupaten Sumba Barat," ungkapnya.

"Kita bersyukur Kabupaten Sumba Barat memperoleh rangking kedua di NTT dalam hal percepatan penanganan stunting, semoga dengan penanganan stunting yang sudah dan akan berlangsung dapat didukung penuh juga oleh gereja-gereja sehingga di bulan timbang mendatang angka stunting dapat menurun dan Sumba Barat dapat melahirkan generasi penerus bangsa yang berkualitas dan berdaya saing," katanya.***

Editor: Yanto Tena


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah