Gubernur VBL Kunjungi Tambak Garam PT IDK di Malaka

- 27 November 2022, 20:13 WIB
Gubernur VBL Kunjungi Tambak Garam PT IDK di Malaka
Gubernur VBL Kunjungi Tambak Garam PT IDK di Malaka /Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT/Selayar Post

SELAYAR POST - Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) pada Rabu 23 November 2022 lalu meninjau lokasi tambak garam yang di kelola oleh PT Inti Daya Kencana (PT IDK) yang terletak di Desa Weoe, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur VBL meminta agar total potensi lahan yang dikelola oleh PT IDK seluas 4.500 Ha dapat disiapkan untuk dikerjakan secara maksimal.

"Saat ini tentunya kita ingin agar dari total lahan 4.500 Ha harus dikerjakan secara keseluruhan yang saat ini masih 300 Ha yang dikerjakan. Tentunya untuk mengerjakan infrastruktur untuk tambak garam itu tidak mudah maka kita kerja sama juga dengan Kementerian dan pihak swasta," ungkap Gubernur.

"Siapkan dan rumuskan dengan benar semuanya dan ditata rencanakan dengan baik dari 4.500 Ha agar kita laporkan kepada Bapak Menteri Kelautan dan Perikanan untuk kita kerjakan dan kembangkan bersama. Ini pekerjaan yang tidak mudah maka kita perlu juga dukungan dari Kementerian dan dengan potensi lahan ini kalau dikerjakan infrastrukturnya dengan baik dan operasionalnya berjalan lancar maka tahun 2024 nanti bisa ada lahan tambak terbesar di NTT ini ada di Malaka," ungkap Gubernur.

"Jadi garam yang kita produksi ini akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan garam di Provinsi NTT. Kita juga melibatkan masyarakat dengan UMKMnya menjadi produksi garam konsumsi untuk dijual. Misalnya dengan nama produk garam yang dijual yaitu 'Garam Wewiku'," kata Gubernur.

Gubernur juga menjelaskan, garam merupakan komoditi penting dan sangat vital dalam kebutuhan dan saat ini untuk kebutuhan secara nasional itu Indonesia butuh 3,7 juta metrik ton garam per tahun.

Untuk diketahui, Presiden telah menandatangani Perpres Nomor 126 Tahun 2022 tentang Percepatan Pembangunan Pergaraman Nasional. Perpres ini mengatur mengenai upaya percepatan pembangunan pergaraman nasional yang dilaksanakan pada SEGAR.

SEGAR atau Sentra Ekonomi Garam Rakyat adalah kawasan usaha pergaraman yang dilakukan secara terintegrasi.

Kebijakan ini mengamanatkan pemerintah pusat dan daerah melakukan percepatan pembangunan sentra garam untuk memenuhi kebutuhan garam nasional, meliputi garam konsumsi dan garam kebutuhan industri.

Halaman:

Editor: Yanto Tena


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah